Mustikayasa News: Pendidikan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Juli 2018

BIKIN MOBIL BERBAHAN BAKAR PLASTIK, TIM INDONESIA JADI JUARA DUNIA


MyNews - London | Tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjadi juara dunia lomba inovasi teknologi yang diselenggarakan di London, Inggris, Kamis (05/07).
"Serius, kami benar-benar nggak tahu mau ngomong apa. Saya ingin menangis. Ini mimpi jadi kenyataan banget," kata Thya Laurencia Benedita Araujo, satu dari tiga mahasiswa dari tim UGM tersebut.
Dalam kompetisi yang bertajuk Shell Ideas 360 itu, Thya bersama dua rekannya, Herman Amrullah dan Sholahudin Allayubi, membuat konsep mobil pintar berbahan bakar limbah plastik.
Ide ini muncul di tengah ramainya pemberitaan bahwa Indonesia adalah produsen sampah plastik terbanyak kedua di dunia setelah China.

"Kita menyayangkan masalah plastik di Indonesia yang tidak termanajemen dengan baik. Jadi kita punya ide, mengapa kita tak mengubah sampah plastik menjadi energi sekaligus membantu kekurangan energi di Indonesia," lanjut Thya.
Meskipun begitu, pengolahan sampah sebagai sumber energi bukanlah hal baru.
Terobosan mereka menjadi berbeda, karena tidak lagi membutuhkan energi tambahan untuk mengolah limbah.
"Upaya untuk mengonversi limbah kan sudah banyak. Tapi mayoritas menggunakan LPG untuk membakarnya. Nah, kami punya ide dengan mengonversi sampah plastik itu memakai gas buangan knalpot, jadi gratis," cerita Herman.
Berdasarkan pembuktian yang mereka lakukan, gas buang knalpot mobil yang suhunya bisa melewati 400 derajat Celcius, cukup untuk melakukan pembakaran.

Selain itu, teknologi yang mereka konsepkan juga memiliki alat penyerap karbon dioksida dari knalpot sehingga polusi pun dapat ditekan.

Plastik Setara BBM
Prestasi yang diraih mahasiswa UGM ini terbilang luar biasa. Mereka adalah satu-satunya wakil dari Asia, yang berhasil mengalahkan lebih 3.000 ide dari 140 negara.
Di babak final di London, mereka bersaing dengan empat tim lainnya dari Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Prancis dan Australia.
"Deg-degan banget. Ternyata kita bisa mengalahkan mereka. Nggak nyangka saja Indonesia bisa menang. Kita saingannya sama (mahasiswa) University Texas (dari Amerika), yang rangking universitasnya tinggi banget. Kita bahagia sekali," ungkap Thya. | (mus. 1.7)

Senin, 14 Mei 2018

FAREWELL PARTY SMA NEGERI 1 TEGALWARU KARAWANG


MyNews - Karawang | SMA Negeri 1 Tegal Waru Karawang Gelar Seremonial Pelepasan Siswa (Farewell Party) Angkatan ke 2, Sabtu 12 Mei 2018 bertempat di Halaman Sekolah.
Sebanyak 219 Siswa-siswi Angkatan ke 2 dinyatakan Berhasil menempuh Pendidikan dan Pengajaran di SMA Negeri 1 Tegal Waru yang baru Setahun memiliki fasilitas Gedung Sendiri.
Pada Angkatan ke 2 ini terpilih 2 Siswi yang dinyatakan Lulusan Terbaik (Juara Umum) Atas Nama Emi Suhaemi kelas XII Jurusan IPA 3 dan Winda Kelas XII Jurusan IPS 1.
Acara yang disaksikan Seluruh Lulusan dan Para Wali Murid Serta Segenap Civitas Sekolah SMA Negeri 1 Tegal Waru, Berlangsung Cukup Hitmad dan meriah, Diawali dengan pagelaran Upacara Adat.
Dalam Sambutan dan Pesannya Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tegal Waru Karawang, Drs. Agus Susanto Menyatakan Bangga Bercampur Sedih karena tak terasa 3 tahun mendidik dan membina Siswa-Siswi bersama Seluruh Civitas Sekolah, dengan Segala kelebihan dan keterbatasan yang ada, kami telah berhasil mengantarkan Anak-anak Pada Akhir masa Pembelajaran disekolah ini.
"Sesungguhnya ini bukan akhir tapi merupakan Awal dari langkah kalian dalam mengarungi kehidupan yang sesungguhnya", tergambar raut muka yang sedih diwajah Agus.
"Pesan dan do'a kami semua,  Semoga kalian Semua menjadi manusia yang mampu mengabdi di masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat banyak", tandas Agus. | (Ade.7.5)

Selasa, 06 Maret 2018

RESPIRATORI SADDAM AL-JIHAD TERPILIH PIMPIN PB HMI 2018-2020

KAMPUS BERSEJARAH. Kampus Universitas Pattimura, Kota Ambon, Maluku turut mengukir sejarah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai tempat Kongres ke-30 organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan itu pada 14 sd 25 Februari 2018.(doc.unpatti)

Jum’at, 26 Pebruari 2018

MyNews – Ambon | Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXX yang dihelat di Kota Ambon – Maluku, persisnya di Kampus Universitas Pattimura, 14 -25 Februari 2018, berhasil menetapkan Respiratori Saddam Al-Jihad.

Saddam, putra Garut mantan Ketua Cabang HMI Jatinangor Sumedang Jawa Barat, itu ditetapkan menjadi Ketua Umum sekaligus Formatur PB HMI 2018-2020, setelah melalui kongres yang dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, meraup 96 suara pendukung, dan itu merupakan perolehan suara terbanyak pada kongres tersebut.

Sedangkan Perolehan suara kandidat Ketum PB HMI lainnya: Ilham A (45), Asep S (34), Fikri S (8), Herianto (6), Arifin (1), Keni NS (1). Sementara itu Muh. Ridal, Agus Harta, Siwanto, Idris Pua B, Taufan T, Hari Azwar, Ari Bahari, M. Sujahri, dan Edi Sofyan tidak mendapat pendukung.

DIARAK. Respiratori Saddam Al-Jihad 
saat diarak sesuai ditetapkan menjadi 
Ketua Umum PB HMI 2018 -2020. 
(doc.pbhmi)
Dengan begitu Saddam berhak menggantikan Mulyadi P Tamsir yang terlebih dahulu memimpin PB HMI. Menurut Saddam kemenangan yang diperolehnya merupakan kemenangan seluruh kader HMI yang memiliki satu semangat yang sama, yakni semangat untuk membangun bangsa ini.



“Ini adalah kemenangan bersama, bukan hanya Saddam. Kita semua telah berhasil dalam Kongres terbesar di Indonesia ini,” ujar Saddam. Lalu dia sebutkan oleh karena HMI harus menjadi organisasi yang dapat berkontribusi dalam pembangunan nasional yang berkemajuan dan berkelanjutan, maka selama masa kepemimpinnya, Saddam bertekad mengusung visi menjadikan HMI sebagai kawah candradimuka generasi muda kuat berpodansikan ilmu dan amal.

“Saya selalu berharap HMI bisa menjadi barometer perkaderan nasional yang dapat melahirkan figur-figur intelektual dan berkarya nyata,” terang Saddam.

Dalam kesemptan itu Saddam mengajak agar semua kader HMI se – Indonesia untuk bersama membangun perkaderan HMI ke depan. | sba alqudsy – B.09

Editor                   : Burhanuddin AR
Pengunggah       : Ardianingrum ibni Albar

SITI FATIMAH SIAGIAN JADI KETUM KOHATI PB HMI

MUNASKOH. Perhelatan Musyawarah Nasional Ke-23 Korp Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Munaskoh) di Kota Ambon, Maluku, Kamis (22/2), menetapkan Siti Fatimah Siagian jadi Ketua Umum Kohati PB HMI.(doc.pbhmi


Jum’at, 23 Pebruari 2018.

MyNews – Ambon | Aktivis Korp Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Kohati) asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Siti Fatimah Siagian, terpilih menjadi Ketua Umum Kohati pada PB HMI masa bakti 2018-2020.

Ketetapan itu diputuskan setelah Siti Fatimah Siagiaan terunggul dalam meraih suara pendukung melalui Musyawarah Nasional Korp Himpunan Mahasiswa Islam Wati (Munaskoh) ke-23 di Kota Ambon, Kamis (22/2).

"Alhamdulilah, dalam Munaskoh tadi saya dipercaya untuk memegang jabatan ini. Saya merasa bahagia. Tetapi ya tetap merasa takut, dalam artian takut tidak mampu melaksanakan apa-apa yang tertuang dalam visi misi," ujar Fatimah.

Dalam pertarungan menuju kursi Ketum Kohati tersebut, Fatimah mengalahkan sepuluh kandidat lain. Awalnya dalam Sidang Pleno IV Munaskoh, ada 12 kandidat. Namun ada dua kandidat mengundurkan diri, sehingga pada putaran pertama diikuti oleh 10 kandidat. Akhirnya pada putaran kedua tinggal 5 (lima) kandidat.

Dalam tengah perjalanan putaran kedua itu pun ada tiga kandidat lain menyerahkan dukungan mereka kepada HMI-wati asal Asahan tersebut. Lalu dalam pertempuran head to head melawan Siti Nurfitria dari HMI Cabang Lampung, Fatimah berhasil mengunggulinya dengan memperoleh 130 suara melawan Nurfitria yang mendapatkan 50 suara.

KETUM KOHATI. 
Siti Fatimah Siagian,
Ketum Kohati PB HMI
yang baru.
 (doc.pbhmi).
Terpilihnya Siti Fatimah Siagian jadi Ketum Kohati PB HMI dianggap mampu mengangkat nama Sumatera Utara. Hal ini dikatakan oleh Presidium Forum Alimni HMI Wati (Forhati), Vera Sagala.

Menurut Vera, keberhasilan Siti meraih posisi Ketum di Kohati ini merupakan langkah yg bagus untuk menunjukkan bahwa perempuan-perempuan Sumatera Utara akan menjadi pemimpin yang unggul pada masa depan.

Lebih lanjut Vera si pegiat perempuan yang aktif di LSM ‘Saya Perempuan Anti Korupsi’ (SPAK), itu juga memandang ke depan, bahwa tugas berat bagi Siti mengawal Kohati telah menanti. Jika itu dapat diatasi oleh Siti maka dia bakal menjadi lebih besar seperti dirinya yg bisa mencapai puncak nasional dari daerah pesisir Sumatera Utara. |sba alqudsy – B.08

Editor                    : Burhanuddin AR
Pengunggah       : Ardianingrum ibni Albar

Sabtu, 17 Februari 2018

ANTI NARKOBA, URINE PESERTA KONGRES HMI DAN MUNAS KOHATI DI AMBON DITES

USAI TES URINE. Ketum PB HMI, Mulyadi P Tamsir, dan Bendahara Umum PB HMI, Achmad Fathoni, usai tes urine sebelum Kongres HMI XXX di Kota Ambon dimulai. (sba alqudsy) 

Jum’at, 16 Februari 2018

MyNews- Ambon | Sebanyak lebih dari 2.200 peserta Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXX dan Musyawarah Nasional Korps HMI Wati (KOHATI) di Kota Ambon yang dipusatkan di Universitas Pattimura Ambon (Unpatti) harus mengikuti tes urine bebas Narkoba. Begitu pun para Kandidat Ketua Umum PB HMI dan Panitia.

“Hal itu dilakukan sebagai syarat mengikuti Kongres HMI dan Munas KOHATI kali ini,” kata Heri Mauliza, Koordinator SC Kongres HMI XXX, di Ambon, jelang waktu Jum’atan (16/2).

Dia pun menyebutkan bahwa aktivitas tes urine itu merupakan hasil kerja sama panitia dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN). “Jika sesorang dari peserta tidak memiliki keterangan ikut tes urine atau diketahui pengguna narkoba, kami pasti melarang yang bersangkutan ikut Kongres ini,” tegas Heri.

Sementara itu Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P. Tamsir, dan Bendahara Umum PB HMI, Achmad Fathoni, mengaku sudah mengikuti tes urine sebelum para peserta dari segenap Cabang HMI se-Indonesia hadir di Ambon.
UTUSAN PALANGKA RAYA. Empat orang utusan PC HMI
Palangka Raya sedang daftar mengikuti tes urine 
(sba alqudsy)

Maulana Kawit, Sekretaris Pengurus Cabang HMI Palangka Raya saat menanti giliran dipanggil mengikuti tes urine menyampaikan bahwa pihaknya mengutus 4 (empat) orang peserta.

“Alhamdulilah sudah selesai mengikuti tes urine. Ini sungguh bagus dilakukan sebagai bentuk komitmen HMI dalam pemberantasan narkoba,” ujar Maulana Kawit.
 “Kita harus apresiasi langkah panitia dalam menjamin bahwa peserta kongres betul-betul steril dari narkoba, dan ini merupakan gambaran HMI nyata memiliki gerakan anti narkoba,” sambung Dedy, utusan PC HMI Bengkalis.

Sebagaimana tersiar sebelumnya bahwa Kongres dan Munas tersebut telah dibuka oleh Presiden RI, Joko Widodo, Rabu (14/2). Akan tetapi penyelenggaraan persidagangan diundur sampai Jum'at (16/2)

Menanggapi keterlambatan tersebut Akmal, Ketua PC HMI Bekasi mengatakan, " Ada keterlambatan penyelenggaraan Sidang Pleno nggak apa-apalah . Hingga sekarang proses sidang Pleno belum bisa diikuti penuh oleh peserta akibat masih banyak yang menunggu keelengkapan syarat administrasi, yang salah satunya adalah surat keterangan dari BNN tentang hasil tes urine yang bersangkutan, ya jalani saja”.

“Yah itu sebuah konsekuensi-lah. Nggak masalah. Yang penting Kongres dan Munas, insya Allah tetap lancar,” kata ketua Panitia Nasional Kongres (Panasko) HMI XXX, Fauzi Marasabessy, yang saat itu didampingi Ketua Panitia Lokal Musyawarah Nasional KOHATI (Panlok Munasko) Novita Ohoiulun, dan Kepala BNN Maluku, Brigjen Pol Rusno | sba alqudsy – B.08

Editor               : Burhanuddin AR

Pengunggah    : Ardianingrum ibni Albar

Selasa, 13 Februari 2018

MELALUI SEKRETARIAT KAHMI, BAKAL LAHIR CENDEKIA-CENDIKIA BEKASI

TUNJUKKAN MoU. Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi, dan Koorpres PKMD KAHMI Bekasi, Budiman, SE, menunjukkan MoU Hak Pinjam Pakai Asset Pemkot Bekasi untuk Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi setelah MoU tersebut mereka tanda tangani.(sba alqudsy)

Jum’at, 9 Februari 2018

MyNews – Kota Bekasi | Koordinator Presidium Pimpinan Kolektif Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Koorpres PKMD KAHMI) Bekasi, Jawa Barat, mencanangkan bahwa melalui Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi akan dilahirkan cendekia-cendikia Bekasi yang peduli dan ikut bertanggung jawab memajukan pembangunan Kota Bekasi.

“Kantor ini antara lain akan kami manfaatkan untuk kegiatan rutin dan intensif mendiskusikan isu-isu kemasyarakatan, kebangsaan, kenegaraan, dalam pendekatan ke-Islam-an, ke-Indonesia-an dan menukik spesifik ke-Bekasi-an,” kata Koorpres PKMD KAHMI Bekasi, Budiaman, SE, yang biasa akrab disapa sebagai Boy.

Pencanangan  aktivitas tersebut, menurutnya, selain memang sudah menjadi hajat dalam Program Kerja PKMD KAHMI Bekasi, juga kian termotivasi oleh adanya pesan Walikota Bekasi yang mengharapkan keluarga besar HMI dan KAHMI berkenan aktif serta konstruktif dalam turut memajukan Kota Bekasi, terutama berupa pemikiran terhadap pergerakan pembangunan dalam menyejahterakan warga masyarakat Kota Bekasi.

Dia juga meminta kepada adik-adik kader, aktivis, pengurus HMI Bekasi dapat turut memaksimalkan manfaat Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi sebagai salah satu tempat menempa kematangan dan kedewasaan Kecendekiaan dan keislaman masing-masing.

Kekuatan sumber daya manusia HMI dan KAHMI, ujar Boy, harus senantiasa bersinergi dalam melangkahkan kejuangannya, apalagi tantangan guna meningkatkan mutu kemaslahatan masyarakat dan pihak-pihak lain sungguh amat kompleks. Untuk mengatasi tantangan itu HMI dan KAHMI butuh keuletan dan ketekunan bersama.

"Saya, secara pribadi, memang bahagia karena KAHMI bisa eksis dan aktif kembali di Bekasi, bahkan baru sekarang  memiliki kantor yang representatif. Akan tetapi, selaku pemimpin KAHMI Bekasi, saya menilai nihil jika kemanfaatan kantor ini tidak nyata nikmatnya bagi masyarakat," kata Boy. | sba alqudsy –B.06


Editor                    : Burhanuddin AR
Pengunggah         : Ardianingrum ibnu Albar

PEPEN DAMBAKAN HMI DAN KAHMI AKTIF KONSTRUKTIF DALAM MEMAJUKAN KOTA BEKASI

PEPEN HADIR. Pada Jum’at malam (9/2) dengan berbaju batik kuning, Dr. H. Rahmat Effendi, Walikota Bekasi yang sapaan akrabnya Pepen, hadir dalam tasyakuran Milad HMI ke-71 dan Peresmian Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi.(sba alqudsy)

Jum’at, 9 Februari 2018

MyNews – Kota Bekasi | Kader, aktivis, maupun pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan segenap keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Bekasi, Jawa Barat, diharapkan berkenan aktif serta konstruktif dalam turut memajukan gerakan pembangunan Kota Bekasi.

“Saya berpesan dan mendoakan semoga kader HMI dan keluarga besar KAHMI Bekasi mampu berkomunikasi, berperan aktif serta positif, dan dapat menyumbang pemikiran terhadap pergerakan pembangunan bagi kemajuan Kota Bekasi dalam menyejahterakan warga masyarakatnya,” kata Pepen sapaan akrab Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi, saat menghadiri Milad HMI ke-71, dan Peresmian Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi, Jum’at malam (9/2).

Dia yang juga Anggota Kehormatan PKMD KAHMI Bekasi mengemukakan bahwa HMI adalah kawah candradimuka, tempat penggodogan anak bangsa untuk menjadi insan-insan pioner, pemimpin, dan teladan bagi generasi muda dan masyarakat umumnya.

Oleh karena itu para kader, aktivis apalagi pengurus HMI sungguh wajar bahkan wajib sadar diri kalau kualitas dan peran dirinya amat diharapkan oleh terutama dunia kampus menjadi mahasiswa yang baik dan bertauladan, dan tauladan dalam kebaikan.

Sedangkan keluarga besar KAHMI yang merupakan bagian masyarakat dengan keunggulan sebagai kaum intelektual muslim atau muslim intelektual tentu tak luput dari harapan-harapan. Baik harapan yang datangnya dari pemerintah, masyarakat, bangsa dan negara.

“Keluarga besar KAHMI hendaknya  mampu memberi andil memajukan gerakan pembangunan guna mencapai kemaslahatan yang lebih baik bagi semua pihak,” tandas Pepen.

Pepen dalam kesempatan di kantor baru PKMD KAHMI Bekasi, Jalan H. Agus Salim 36, Bekasi Timur, itu pun mengaku bahwa dirinya senang, bahagia dan bersyukur karena sekaligus dapat menyaksikan bakti sosial HMI-KAHMI Bekasi berupa memberi santunan kepada 50 anak yatim, dan turut mendistribusikan Kartu Bekasi Sehat (KBS) kepada puluhan keluarga masyarakat sekitar kantor itu.

Hadir dalam acara tersebut antara lain para pejabat pemerintahan, beberapa pemimpin partai politik, aktivis organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, pegiat lembaga swadaya masyarakat, dan para tokoh senior HMI, juga beberapa pengasuh anak yatim. | sba alqudsy –B.05

Editor                  : Burhanuddin AR

Pengunggah       : Ardianingrum ibni Albar

DAHSYATNYA KADO MILAD HMI KE-71 DI KOTA BEKASI

PENGANTAR PANITIA. Ketua Panitia Peresmian Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi, Ardiansyah ibni Albar, SE, saat menyampaikan pengantar  dan laporannya di hadapan Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi, para senior, pengurus HMI dan KAHMI Bekasi. (sba alqudsy)  

Jum’at, 9 Februari 2018

MyNews – Kota Bekasi | Ini dahsyat. Tasyakuran milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-71 ada kado monumental dinamik. Kado ini insya Allah bakal menjadi tempat bersejarah lahirnya para cendekia  yang peduli dan turut bertanggung jawab memajukan gerakan pembangunan Kota Bekasi.

“Tak sebatas itu, rumah ini, gedung ini, Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi ini semoga membuahkan berkah bagi banyak pihak,” kata Ketua Panitia Peresmian Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi, Ardiansyah  ibni Albar, SE, dalam laporan singkatnya, Jum’at malam (9/2).

Pada kesempatan itu Ardi pun menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Pemkot Bekasi kepada KAHMI agar mendayagunakan semaksimal mungkin gedung bekas Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kota Bekasi.

Adalah karunia Allah Swt yang sungguh nikmat dan wajib disyukuri oleh keluarga besar HMI dan KAHMI karena dengan adanya Sekretariat KAHMI Bekasi tersebut maka gagasan kegiatan-kegiatan positif  bakal lebih terdorong lahir  dari keluarga besar KAHMI.

Sementara itu Ketua Umum PC HMI Bekasi, Akmal, dalam pidato milad mengutarakan kado dahsyat itu meski bukan merupakan hak pinjam pakai HMI melainkan bagi KAHMI, namun sungguh dirasakan oleh HMI  sebagai fasilitas baru yang dapat digunakan untuk melancarkan kegiatan HMI mencapai lima kualitas insan cita HMI.

“Kami yakin dengan adanya sekretariat ini jalinan komunikasi dan sinergitas kejuangan HMI dengan KAHMI kian mudah dibangun, dan pada gilirannya berkah bagi banyak pihak,” ucap Akmal, yang sekaligus dalam kesempatan itu memohon restu bagi perjalanan duta HMI Bekasi ke arena Kongres HMI XXX di Kota Manado. | sba alqudsy –B.04

Editor                  : Burhanuddin AR

Pengunggah       : Ardianingrum ibni Albar

KAHMI BEKASI DIHADIAHI KANTOR BARU OLEH WALIKOTA BEKASI

TANDA TANGANI MoU. Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi (baju batik), menandatangani MoU tentang Hak Pinjam Pakai Asset Pemkot Bekasi untuk Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi, disaksikan oleh Koorpres MD KAHMI Bekasi, Budiman, SE (baju kotak-kotak), dan Ketua Panitia Peresmian Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi, Ardiansyah ibnu Albar, SE, yang tampak sedang tersenyum. (sba alqudsy)
Jum’at, 9 Februari 2018

MyNews – Kota Bekasi | Setelah berjuang lebih dari tripanca warsa keberadaan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Bekasi, Jawa Barat, kini keluarga besar organisasi kaum muslim intelektual atau komunitas intelektual muslim itu lega karena perjuangannya telah membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, Allah memberi karunia berupa terwujudnya idaman kami yang sudah belasan tahun, yakni KAHMI Bekasi punya kantor permanen yang representatif, walau hak kepemilikannya bersifat pinjam pakai asset Pemkot Bekasi,” kata Budiman, SE, Koordinator Presidium Pimpinan Kolektif Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Koorpres PKMD KAHMI) Bekasi.

Dulu, bangunan tersebut adalah RDSD alias Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kota Bekasi, dan pernah jadi Kantor Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bekasi. Kini jadi Sekretariat PKMD KAHMI Bekasi atas persetujuan dan ijin Walikota Bekasi.

PKMD KAHMI Bekasi dapat menempati bangunan representatif  di kawasan strategis Jalan H. Agus Salim 36, Bekasi Timur, persis di depan SMPN 1 Kota Bekasi itu diatur dalam suatu MoU Hak Pinjam Pakai. MoU tersebut telah ditandatangani bersama Koorpres PKMD KAHMI Bekasi dengan Walikota Bekasi, pada Peringatan Milad HMI Ke-71 dan Santunan Anak Yatim, di Kantor PKMD KAHMI Bekasi, Jum’at malam (9/2).

Para mantan Ketua Umum PC HMI Bekasi antara lain,  Zahruddin ‘Uje’, S.Ag, Kurniawan ‘Awen’ Rahimatullah, S.Ag, dan Zulkhan Ismail,  juga segenap kader HMI Bekasi menyatakan bersyukur dan berterima kasih karena Allah Swt ridha serta Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi ikhlas, dan Koorpres PKMD KAHMI Bekasi Budiman, SE, gigih sehingga terwujudlah sekretariat KAHMI yang mereka idam-idamkan itu.| sba alqudsy –B.03

Editor                  : Burhanuddin AR
Pengunggah       : Ardianingrum ibni Albar

Jumat, 09 Februari 2018

BULATKAN HAJAT, KAHMI BATANG PERKUAT EKONOMI RAKYAT

PELANTIKAN. Pengurus Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Kabupaten Batang, Ahad, 4 Pebruari 2018, saat dilantik (doc.kahmi Jateng)

Ahad, 4 Februari 2018

MyNews – Batang | Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD-KAHMI) Kabupaten Batang diminta berani membulatkan hajat menguatkan ekonomi rakyat. “Penguatan ekonomi rakyat, itu pekerjaan besar di semua daerah di seluruh Indonesia ini,” tegas Ir. Wahid Dasuki, M.Si.

Wahid selaku Koordinator Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Tengan menegaskan hal itu untuk dicerna dan diamalkan oleh Pengurus MD KAHMI Kabupaten Batang Periode 2018-2023 yang baru dilantiknya di Komplek Kantor Bupati Batang, Ahad (4/2).

Adapun Pengurus MD KAHMI Kab.Batang yang dilantik itu antara lain Siswoyo, S.Pd.I selaku Koordinator Presidium, Nuruddin, S.Pd.I selaku Sekretaris Umum, dan 18 orang dengan jabatannya masing-masing.

Lebih jauh dalam sambutannya, Wahid mengingatkan hajat besar kelahiran HMI 5 Pebruari 71 tahun yang silam. Bahwa HMI lahir untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Benteng pertahanan NKRI terkuat ada di masyarakat atau rakyat. Sejauh masyarakat atau rakyat kuat ekonominya, berkemungkinan besar benteng pertahanan NKRI kian kokoh pula. Apalagi jika penjiwaan Pancasilais sejati juga mantap.   

Sehubungan dengan itu Wahid mewanti-wanti dalam mendinamiskan KAHMI menguatkan ekonomi rakyat, mempertahankan NKRI, jangan melenceng dari ideologi Pancasila. “Bagi KAHMI  bahwa komitmen NKRI berdasarkan ideologi Pancasila sudah final, sehingga tidak perlu lagi mengubahnya dengan ideologi lain,” ujarnya.

Menyinggung ummat beragama dalam ke-Indonesia-an, Wahid yang alumni Ponpes Tebu Ireng Jombang itu pun menegaskan bahwa masyarakat Indonesia harus bangga menjadi bangsa beragama yang disatukan bukan karena agama, melainkan karena sesungguhnya selaku pemeluk agama dan warga masyarakat, mereka itu ingin bermanfaat bagi bangsa dan negara.

“Oleh karena itu kepada keluarga besar KAHMI saya harapkan berkenan pula aktif mengambil peran sebagai perekat ummat, pemersatu bangsa,” katanya.

Hadir pada pelantikan itu Asisten 1 Pemkab Batang, Retno Dwi Irianto, dan Staf Ahli Presiden RI, Yahya Tatang Badru Tamam, yang juga jadi nara bincang dalam dialog interaktif yang mewarnai acara pelantikan Pengurus MD KAHMI Kab. Batang tersebut. | sba alqudsy – B.02

Editor               : Burhanuddin AR

Pengunggah    : Ardianingrum ibni Albar

MD FORHATI BATANG DILANTIK, SIAP BERSINERGI MEMAJUKAN DAERAH

SUMPAH JABATAN.  Para Pengurus MD Forhati Kab. Batang sedang diambil sumpah jabatan oleh Presidium MW Forhati Jateng, Endang Is Retnowati  (doc.forhati Jateng)

Ahad, 4 Februari 2018

MyNews - Batang | Koordinator Presidium Majelis Wilayah Forum Alumni HMI Wati (MW Forhati) Jawa Tengah, Ir. Endang Is Retnowati, MT, mengamanati keluarga besar Forhati harus siap, serius dan ikhlas bersinergi dengan pihak manapun untuk memajukan daerah masing-masing.

Amanat itu dia sampaikan dalam sambutannya usai melantik Pengurus Majelis Daerah Forum Alumni HMI Wati (MD Forhati) Kabupaten Batang 2018-2023, di Komplek Kantor Bupati Batang, Ahad (4/2).

Dijelaskannya bahwa keluarga besar Forhati pada galibnya adalah insan-insan berpendidikan tinggi. Sekalipun mungkin yang bersangkutan ada yang murni hanya seorang ibu rumah tangga, namun di tengah-tengah masyarakat dan lingkungannya, sepatutnya mereka tetap siap, serius dan ikhlas mencurahkan tenaga, dana, maupun pikiran untuk memajukan daerah masing-masing.

Terkait hal itu Endang Is mengingatkan adalah bijak jika peran tersebut terjaga senantiasa jauh dari alam eksklusivisme, dan sebaliknya selalu mendekat pada bentuk-bentuk peran yang sinergis dengan pihak-pihak lain.

“Saya yakin apabila hal yang demikian itu dapat kita tempuh, insyaf Allah, peran keluarga besar Forhati tidak tertunggangi kepentingan pencitraan diri, melainkan betul-betul dan benar-benar untuk kemaslahatan banyak pihak,” ujar Endang Is.

Kepada - utamanya inti Pengurus MD Forhati Batang yang baru dilantik - yakni Koordinator Presidium terpilih Maghfiroh, Sekretaris Nunung Nuryanah, dan Bendahara Nur Suwaebah, dia harapkan menjadi teamwork yang kompak, mumpuni dan mau bersinergi dengan seluruh pemangku kebijakan maupun masyarakat Kabupaten Batang. Terutama bersinergi dalam memajukan pembangunan sektor pendidikan dan pariwisata.

Sementara itu, Koorpres MD Forhati Batang terpilih Maghfiroh, membenarkan bahwa Kabupaten Batang dengan geografis yang berbukit-bukit memang kaya akan pesona alam. Sudah begitu budayanya pun sangat menawan. Masyarakatnya ramah dengan kearifan lokalnya yang menyejukkan.

“Karunia yang sungguh nikmat itu memang harus dipertahankan dan dikembangkan. Dan itu kuncinya ada pada sektor pendidikan dan kepariwisataan. Maka, amanat Yunda Endang Is sangat kami camkan untuk diwujudkan,” kata Maghfiroh. | sba alqudsy – B.01

Editor                   : Burhanuddin AR

Pengunggah       : Ardianingrum ibni Albar

Kamis, 08 Februari 2018

SEKOLAH YANG GAJI GURU 30.000 PERBULAN JUARAI KOMPETISI SAINS

Roja Sisti Mandari dan Luis Vigo keluar menjadi juara kategori biologi dan matematika di tingkat Kabupaten Lebong, Bengkulu. Kedua siswa MTs Zikir Pikir ini berasal dari keluarga tidak mampu. Meski demikian, mereka memiliki sejuta mimpi.(KOMPAS.com/FIRMANSYAH)

MyNews - Bengkulu | MTs Zikir Pikir, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, memborong juara kompetisi sains tingkat kabupaten.
Terdapat tiga kategori yang dilombakan dalam kompetisi sains itu, yakni matematika, fisika, dan biologi. Untuk kategori matematika, siswa sekolah ini, Luis Vigo yang kini duduk di kelas VIII keluar sebagai juara pertama. 
Untuk bidang biologi, sekolah ini meraih juara III lewat siswanya, Roja Sisti Mandari. MTs Zikir Pikir hanya tidak menjuarai mata pelajaran fisika.
"Ini untuk kesekian kalinya MTs Zikir Pikir meraih juara pada kompetisi sains tingkat kabupaten untuk bertarung di tingkat provinsi. Jika lolos di provinsi akan mewakili Bengkulu ke tingkat nasional," kata Kepala Sekolah MTs Zikir Pikir, Sukamdani, Kamis (8/2/2018).

Luis Vigo, juara I kategori matematika mengaku terkejut. Ia tidak menyangka bisa menjadi siswa terbaik tingkat kabupaten. 
"Ini kejutan, saya tidak menyangka di tengah kondisi sekolah kami yang serba terbatas. Semoga ini dapat mengharumkan nama sekolah," tutur Luis terharu.
Hal yang sama dirasakan Roja Sisti Madari. Menurutnya, keberhasilan tersebut akan memotivasi dirinya terus belajar giat.

MTs Dzikir Pikir di Desa Tik Teleu, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, dibangun atas keprihatinan para pemuda atas kondisi pendidikan di pedalaman Bengkulu. Namun kondisi bangunan sangat mengkhawatirkan.(KOMPAS.com/FIRMANSYAH)

Kepala MTs Zikir Pikir, Sukamdani mengatakan, kedua siswa ini peraih juara 5 besar di kelas. Luis Vigo juara 5 dan Roja juara I.
Kedua siswa ini berasal dari keluarga kurang mampu. Kedua orangtuanya bekerja sebagai petani penggarap dan kuli bangunan.
"Karena keterbatasan ekonomi, mereka sekolah di MTs Zikir Pikir. Di sekolah ini mereka tidak dibebani biaya sama sekali," jelas Sukamdani.

Luis yang bercita-cita menjadi tentara ini berharap, dirinya mampu melanjutkan sekolah ke SMA yang layak meski ia bingung akan ketiadaan dana.
Sementara Roja bercita-cita menjadi guru dan dapat melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi meski ekonomi keluarganya serba kekurangan.
Madrasah Tsanawiyah (MTs) Zikir Pikir berada di Desa Tik Teleu, Kecamatan Pelabai, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, sudah delapan tahun berdiri. Selama itu pula, kondisinya mengkhawatirkan.
Sekolah ini didirikan tahun 2011 oleh sejumlah pemuda setempat. Mereka mendirikan sekolah dengan semangat ingin memperbaiki dunia pendidikan di kawasan terpencil Bengkulu yang sangat memprihatinkan.
Dengan dana terbatas, sekolah pun dibangun. Gedung sekolah terbuat dari setengah papan. Hanya ada dua ruangan yang disekat menjadi empat ruangan.
Sementara untuk gaji guru yang berjumlah 8 orang tersebut, pernah selama 2 tahun tidak mendapatkan gaji. Tahun ketiga menerima gaji Rp 30.000 per bulan.

Kamis, 25 Januari 2018

TUKANG BECAK MENANGIS TIDAK MAMPU BAYAR IURAN KOMPUTER ANAKNYA

MyNews -Blora | Muhaimin (39), warga Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tak kuasa menahan air matanya saat mengadu ke kantor Sekretariat Dewan Pendidikan Kabupaten Blora, Rabu (24/1/2018).
Sebagai wali murid, tukang becak itu mengaku keberatan dengan beban biaya yang harus ia tanggung untuk membayar iuran pengadaan komputer sebagai fasilitas penunjang Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP Negeri 5 Blora.
"Jujur saya sangat kelimpungan setelah anak saya meminta uang Rp 300.000 untuk iuran itu. Utang sana sini tidak dapat hasil padahal paling lambat Februari. Berapa sih penghasilan tukang becak seperti saya di zaman modern ini? Bisa makan saja, kami sudah bersyukur," kata Muhaimin sambil menitikkan air mata.
Muhaimin sendiri tak menyangka bahwa ternyata membutuhkan biaya yang tinggi untuk menyekolahkan anak semata wayangnya itu di sekolah milik pemerintah. Semula, ia berharap besar akan memperoleh keringanan biaya menyusul anaknya itu termasuk siswi yang berprestasi.

Dugaan pungli
Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Blora, Singgih Hartono, mengatakan, iuran pembelian komputer yang dibebankan kepada wali murid SMPN 5 Blora dan SMPN lainnya di Blora telah melanggar Undang-undang Pendidikan Nasional yang diimplementasikan ke Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 75 tahun 2016.
"Dengan dalih menunjang UNBK, sebanyak 600-an siswa kelas 7, 8 dan 9 di SMPN 5 Blora diminta iuran Rp 300.000 guna membeli komputer. Penarikan sejumlah uang di luar ketentuan, namanya pungutan liar atau pungli. Ini merusak program nawacita Presiden Joko Widodo tentang pendanaan dan penyelenggaraan pendidikan," tegasnya. | (Mus.20.1)


Sumber: kompas.com

Selasa, 02 Januari 2018

BUNG HATTA DAN ASAL-USUL NAMA INDONESIA


MyNews | Separuh tulisan ini "menjiplak" milik Mohammad Hatta. Betul, Hatta yang proklamator Indonesia, alias Bung Hatta, juga setengah penggalan nama dwi-tunggal Soekarno-Hatta.
Jadi, jangan sampai nanti ada yang bilang bahwa tulisan ini plagiarisme ya. Sudah ada pengakuan di depan, kalaupun sejumlah kalimat tak lagi dirasa perlu diutak-atik dari milik Hatta.
Pada 8 Desember 1928, tulisan Hatta yang mengungkap sejarah panjang asal-usul nama Indonesia terbit di De Socialist edisi Nomor 10. Media ini beredar di Belanda, tempat Hatta pernah bersekolah.
Judul dan isi tulisan Hatta itu aslinya menggunakan bahasa Belanda. Baru pada 1980 artikel tersebut diterjemahkan dan diterbitkan kembali oleh Yayasan Idayu.
Berikutnya, Penerbit Buku Kompas memunculkan lagi artikel itu pada 2015. Judul yang dipasang adalah "Tentang Nama Indonesia", satu dari 36 tulisan dalam buku “Mohammad Hatta: Politik, Kebangsaan, Ekonomi (1927-1977)".
Tulisan tersebut merupakan tangkisan tajam Hatta terhadap sejumlah orang dan kelompok yang menyatakan ketidaksukaan pada nama Indonesia.
"Hanya mereka yang keberatan terhadap kemerdekaan segera Indonesia mencap (buruk) nama tersebut, yang mengandung gagasan kemerdekaan sebagai 'kata yang mengerikan'," kecam Hatta  menjelang akhir tulisan tersebut.

Kewilayahan dan etnologis
Runut, renyah, sekaligus tajam, Hatta bertutur soal sejarah nama Indonesia. Pertama, dia mengoreksi kredit yang sempat dilekatkan kepada orang Jerman bernama Adolf Bastian soal asal-usul penamaan ini.
Bastian, Guru Besar Etnologi di Universitas Berlin kelahiran  1826 dan meninggal pada 1905 memang punya andil besar mengenalkan nama Indonesia. Tepatnya, sejak dia menggunakan nama itu bagi penyebutan wilayah di Kepulauan Nusantara dalam artikel berjudul "Indonesien order die Inseln des malayischen Archipels" pada 1884.
Sejak itu, tulis Hatta, Indonesia jadi lazim dipakai dalam ilmu pengetahuan, terutama dalam ilmu bangsa-bangsa dan ilmu bahasa.
Namun, lanjut Hatta, penelitian Kreemer yang kemudian ditulis dalam "Kolonialiaal Weekblad" terbitan 3 Februari 1927, menyebutkan asal-usul nama Indonesia sudah lebih tua lagi.
Menurut Kreemer, nama Indonesia sudah dipakai ilmuwan Inggris bernama JR Logan pada 1850. Penamaan itu bisa ditemukan dalam artikel Logan berjudul "The Ethnology of the India Archipelago" dalamJournal of the Indian Archipelago and Eastern Asia.
Kalau mau ditelisik lebih lanjut, ungkap Hatta, penyebutan mendekati kata "Indonesia" sudah lebih dulu lagi dimunculkan oleh GW Earl, ilmuwan Inggris juga. Bedanya, Earl menggunakan terminologi "Indunesians" dan "Malayunesians", sebagai penyebut untuk penduduk yang tinggal di kawasan yang sama.
Bila Earl menyatakan kata "Indunesians" hanya dalam arti etnologis, tulis Hatta, Logan memberikan pada kata Indonesia suatu pengertian geografis murni untuk menyebut kepulauan yang sekarang masuk wilayah Indonesia.
“Sekalipun dia (Logan) bukan penganjur penambahanpenamaan-penamaan Yunani, dia sama sekali tidak berkeberatan terhadap nama Indonesia, yang bagi orang Eropa bernada Yunani, karena menurut pendapatnya kata nusa (pulau) yang berasal dari bahasa Melayu itu mungkin sama tuanya dengan kata nesos Yunani,” papar Hatta.

Arti politik
Dalam artikel tersebut, Hatta pun menjabarkan runutan penggunaan nama Indonesia untuk tujuan politik. Menurut dia, nama Indonesia sudah terus dipakai oleh Perhimpunan Indonesia sejak 1922.
Indonesia, lanjut Hatta, juga resmi dipakai oleh Gerakan Perdamaian Internasional Sipil, untuk merujuk wilayah yang waktu itu disebut Belanda sebagai Hindia Belanda.
“Bagi kami orang Indonesia, nama Indonesia mempunyai arti politik dan menyatakan suatu tujuan politik. Dalam arti politik karena dia mengandung tuntutan kemerdekaan, bukan kemerdekaan Hindia-Belanda melainkan kemerdekaan Indonesia dari Indonesia (Indonesisch Indonesie),” ungkap Hatta.
Dia pun menjelaskan, penamaan Indonesia juga menyatakan suatu tujuan politik. “Karena dia melambangkan dan mencita-citakan suatu Tanah Air di masa depan dan untuk mewujudkannya tiap orang Indonesia akan berusaha dengan segala tenaga dan kemampuannya,” tegas dia.
Tambahannya, Hatta menyebut bahwa pada saat tulisannya itu terbit sudah tak ada lagi satu pun koran Indonesia yang memakai kata Hindia Belanda sebagai terjemahan harfiah dari Nederlands-Indie.
Penjelasan lebih lanjut Hatta soal arti politik penamaan Indonesia, dimuat dalam artikel terpisah yang terbit di Indonesia. Dalam buku terbitan Penerbit Buku Kompas, artikel itu dimuat menggunakan judul Sekitar Perjuangan untuk Indonesia, dari tulisan Hatta yang dimuat pada 1929 di Indonesia Merdeka.
Jadi, salah besar ternyata bila ada yang mengira nama Indonesia baru muncul saat Sumpah Pemuda pada 1928 apalagi baru dalam naskah proklamasi kemerdekaan yang dibacakan Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945. | (Mus.2.1)

Ad Placement