Mustikayasa News: Kabupaten/kota
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten/kota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten/kota. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 November 2018

Mobil "Transformers" Siaga Desa Realisasi Program Jabar Juara


MyNews | Kabar berita yang istimewa untuk warga Jawa barat khususnya  warga desa, Rencananya Gubernur Provinsi Jawa barat,  Ridwan Kamil sedang menyusun Program Mobil Siaga Desa yang akan dibagikan kepada seluruh Kepala Desa Se Jawa barat.

Program ini disampaikan langsung RK melalui Halaman Facebooknya dan akun Instagramnya, Rabu 31 Oktober 2018.

Mobil yang dirancang seperti mobil dalam film transformer ini, nantinya di bagikan kepada Para Kepala Desa dan dapat dimanfaatkan warga untuk keperluan Panggung Hajatan, Mobilisasi warga yang sakit atau mengangkut jenazah, mengangkut hasil Pertanian (Panen) dan Panggung Hiburan,  layar tancap dan lain-lain.

Mengenai tata kelola dan teknis penggunaan dan perawatannya akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Barat. | (Ade.1.11)

Sabtu, 27 Oktober 2018

JEMAAH PENGAJIAN SAUNG ILMU RUTIN BERBAGI DENGAN ANAK YATIM


MyNews - Karawang | Grup pengajian Saung Ilmu kembali menebar kasih sayang kepada para anak yatim. Tidak kurang dari 200 anak yatim diberikan santunan.

Kegiatan santunan anak yatim ini telah rutin dilakukan setiap satu bulan sekali. Kendati Yayasan Alif Robani berada di daerah Kalioyod Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang, namun tidak hanya anak yatim yang berada dilingkungan sekitar yang mendapat santunan. Anak yatim yang berada di daerah Pacing, Lemah Abang Wadas, Pedes dan Cicinde Banyusari juga diberikan santunan.

Saung ilmu sendiri dibawah Yayasan Alif Robani yang dipimpin oleh H. Dadi Supriadi S.Ag. Selaku pimpinan sebuah Yayasan dan Grup pengajian, H. Dadi senantiasa mengajak para jemaah untuk peduli pada sesama.

Menurut pengurus Yayasan, H. Tajudin Nirwan menjelaskan bahwa jemaah bersedekah semampunya dan tidak dibebankan. "Bapak pimpinan (H. Dadi) hanya mengajak jemaah untuk peduli kepada orang yang kurang beruntung khususnya anak-anak yatim, tidak jarang pimpinan menambahkan bila dirasa kurang dananya" Paparnya disela-sela kesibukan.

Pengajian saung ilmu diadakan satu minggu sekali. Para jemaah pengajian selalu menyisihkan sebagian dari hartanya dalam setiap kesempatan mengaji yang besaran sumbangan seikhlasnya dari para jemaah. Hasil shodaqoh kemudian dihimpun untuk selanjutnya disalurkan kepada yang membutuhkan. | (Mus.1.10)






LAGI, GUBUK TIDAK LAYAK HUNI LUPUT PERHATIAN PEMERINTAH



MyNews - Karawang | Rumah tidak layak huni bahkan nyaris ambruk masih ada yang luput dari perhatian pemerintah. Seperti rumah yang  dihuni Aki Aham (80) warga Dusun Bunder RT 02/03 Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Karawang.

 Aki Aham yang sudah berusia senja layak mendapat perhatian dari Pemerintah. Biasanya Aki Aham beraktifitas sebagai pemulung barang bekas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kini tubuhnya yang sudah renta sudah tua tidak bisa lagi bekerja.

Karena kondisi tubuhnya yang sudah tidak kuat bekerja, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja hanya mengadalkan pemberian tetangga yang masih peduli. Kini tidak lagi terpikirkan untuk memperbaiki gubuknya yang reot dan berlantaikan tanah. Dinding yang terbuat dari bilik bambu sudah banyak jebol termakan usia ditambalnya menggunakan triplek bekas.

Hal buruk bisa menimpa rumahnya kapan saja, namun Aki Aham hanya bisa pasrah.
"Aki hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada gusti Allah, apalagi sekarang Aki sudah tua. Untuk mengisi perut saja minta belas kasih orang." Ungkaspnya. | (Yad.2.10)

Minggu, 21 Oktober 2018

MEMBUMIKAN JARGON BERSAMA BERJUANG MENANG PARTAI NASDEM GELAR SINERGITAS DPC & CALEG PROVINSI


MyNews - Karawang | Dalam rangka mencapai target maksimal di Pileg 2019 khusus di Kabupaten Karawang, DPD Partai NasDem Kab Karawang mengadakan Rapat Konsolidasi Antara Para Caleg Provinsi Dapil Jabar 10 (Kab Karawang dan Kab Purwakarta) dengan 30 DPC Sekabupaten Karawang, Sabtu 20 Oktober 2018 bertempat di Sekretariat DPD Partai NasDem Kab Karawang.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk membagun sinergi antara para Caleg dan Struktur Partai tingkat Kecamatan (DPC) sekaligus membangun Silaturahmi dan keakraban, untuk membumikan jargon Partai NasDem "Bersama Berjuang Menang", demikian Papar Dian Fahrud Jaman, M.IP Ketua DPD Partai NasDem Kab Karawang.

Dalam paparannya, Dian menyampaikan, "Lebih Baik Kurang Tidur Selama 5  Bulan selama masa kampanye untuk berjuang memenangkan Partai NasDem Di karawang Dari pada 5 tahun Menyesali kekalahan", tandasnya Menyemangati Kader dan Para Caleg.

Dian menambahkan sekaligus mengajak kepada seluruh kader dan Para Caleg untuk menjaga momentum kekeluargaan ini menjadi modal berharga demi keberhasilan Partai NasDem khusus dikarawang yaitu mengantarkan 1 orang duduk di DPR RI , 1 orang duduk di DPRD Provinsi dan 7 Orang duduk di DPRD Karawang atau 1 Fraksi, tandasnya.

Keberhasilan kita bukan keberhasilan seorang yang duduk di legislatif tetapi merupakan keberhasilan bersama Para struktur Partai, Kader, Simpatisan dan Para Caleg semua, karena itu Dian mengingatkan Siapapun yang "Jadi" Agar kedepan dapat memperhatikan dan menghargai jasa mereka, tambah Dian. | (Ade.4.10)

Jumat, 19 Oktober 2018

TUGU PADI "SIMBOL KOTA PADI" YANG MEGAH BERCAHAYA


MyNews - Karawang | Setia kota memiliki icon yang menggambarkan identitas dari kota tersebut, termasuk juga Kabupaten Karawang, Walaupun Karawang kini telah menjadi sebuah kota metropolitan dan dikenal juga sebagai kota industri terbesar se-Asia Tenggara, namun identitas Karawang sebagai kota padi masih melekat.

Pemerintah Kabupaten Karawang sepertinya tidak ingin melepaskan simbol Karawang sebagai kota padi. Hal ini terbukti dengan adanya Tugu Padi yang berdiri megah di persimpangan jalan Kertabumi dan jalan Arif Rahman Hakim.

Pada awal berdiri Tugu Padi terlihat sangat biasa pada malam hari dan tidak banyak mendapat perhatian dari masyarakat Karawang. Kini Tugu Padi terlihat sangat berbeda dan terkesan megah sebagai "Simbol Kota".

Dengan tata cahaya yang mumpuni, kini sang "Simbol Kota" tidak lagi terabaikan oleh khalayak. Ini terlihat dari aktifitas yang ada di sekitar Tugu Padi tersebut. Hampir serupa waktu ada muda-mudi yang mengabadikan momen cahaya yang terpancar kearah patung tangan yang memegang seikat pohon padi tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Aldi dari Cikampek. Remaja yang tergabung dalam sebuah komunitas motor Karawang tersebut menjelaskan bahwa Foto grup WA komunitasnya juga menggunakan foto Tugu Padi ini. "Dari jauh juga udah kelihatan bercahaya, bagus lah pokonya mah. Y udah di foto dulu mumpung sekalian lewat", paparnya. | (Asy.1.10)

Kamis, 18 Oktober 2018

STOP PEMASANGAN APK DIPAKU DIPOHON


MyNews - Karawang | Memasuki musim kampanye Pilleg dan PilPres 2019 mulai bertebaran Alat Peraga Kampanye (APK) berupa Spanduk, Baligo dan Benner dilokasi yang dipandang Strategis, dengan maksud mensosialisasikan Para Calon Legislatif, baik tingkat DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi Maupun DPR RI.

Namun Sangat Disayangkan Pemasangan APK oleh teamses ataupun para Caleg tersebut kurang memperhatikan sisi ketertiban dan keindahan lingkungan, terlebih Pemasangan APK tertancap/dipaku di Pohon-pohon Pelindung Sepanjang Jalan.

Hal ini tentunya sangat mengganggu Pemandangan dan merusak Pohon-pohon Penghijauan, "Sareukseuk mata", (merusak pemandangan) demikian disampaikan oleh salahsatu warga Desa Kutalanggeng Kec Tegalwaru Karawang, yang juga Ketua RT, Sebut saja RT Goler ( Nama Samaran) Sambil menunjuk Spanduk salah Satu Caleg Provinsi diwilayahnya.

RT Goler Menambahkan, "Melak heunteu Ngarusak Bisa" (Tanam Tidak, Merusak bisa) dalam dialek Sunda yang kental kepada team mynews Rabu 17 Oktober 2018 dilokasi.

Hal Senada juga disampaikan oleh Supardi Nugraha, Ketua Paguyuban Masyarakat Karawang (Ormas MasKar) yang Kebetulan Berpapasan dilokasi dengan Team Mynews, Wa Pardi Sapaan Akrab Beliau sedang melakukan monitoring bersama PemRed InpoKota Tamsil Suryana di karawang Selatan.

Wa Pardi mengajak kepada Seluruh Peserta dan Teamsesnya Para Caleg Dan Panwaslu Karawang, untuk bersama-sama menjaga Lingkungan Hidup. STOP Pemasangan APK dengan Cara Dipaku dipohon, hal itu sudah mengganggu kehidupan Pohon dan Keindahan.

Juga Melanggar Peraturan KPU No. 1 Tahun 2013 Pasal 17 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPRD Dan DPD, Tegas Pardi. | (Ade.3.10)

Selasa, 16 Oktober 2018

MASYARAKAT DESA TAMANSARI GELAR HAJAT BUMI TALAGA CITAMAN


MyNews - Karawang | sebagai bentuk syukur masarakat desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang menggelar syukuran  hajat bumi air telaga Citaman atau disebut babaritan(ngaruat bumi).

Acara Tasyakuran tahunan ini dilaksanakan selasa (16/10) dengan pusat acara di lokasi air Telaga Citaman Kampung Citaman Rt. 01/02 Desa Tamansari. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bapak Ugas Angkasawan & Dade SK selaku babinsa desa Tamansari dan para staf Desa Tamansari dari tingkat bawahan sampai atasannya.

Hajat bumi yang merupakan tradisi masarakat selain expresi rasa syukur air talaga masyarakat juga berharap sumer air Telaga Citaman membawa keberkahan untuk para petani dan para pengguna air yang bersumber dari Telaga Citaman ini.

Warga berkumpul dan membawa masakan  masing-masing ke tempat acara. Dilokasi juga sudah disediakan satu ekor kambing untuk disembelih dan dimasak bersama.

Makan bersama di tengah lapangan menjadi tontonan yang menarik, terlebih acara hajat bumi ini selalu di akhiri dengan acara pagelaran wayang golek Dalang Dasim Suganda dari Karawang.

Dalam acara tersebut Ugas Angkasawan berpesan hajat bumi ini merupakan bentuk syukur dan harus bisa direalisasikan dalam sehari-hari kegiatan untuk mempererat tali silaturahmi agar lebih guyub.  Pemeritah daerah senantiasa akan mendukung dan membantu kekurangannya.

Ujang staf desa Tamansari menambahkan bahwa air Talaga Citaman itu satu-satu sumber mata air yang tak pernah kering walau di landa musim kemarau panjang. Selain itu air talaga citaman ini sangat dianggap membawa keberkahaan. Maka dari itu masarakat desa Tamansari wajib mensyukuri keberadaan sumber air talaga citaman, tuturnya. | (Yad.1.10)

JELANG PILKADES, HUTAN BAMBU DESA KUTALANGGENG TERBAKAR



MyNews - Karawang | Senin menjelang Siang, 15 Oktober 2018 Kawasan Hutan Bambu dekat makam leluhur  (Mbah Gersiksari & Mbah SaintarKl) Kampung Cinaga Desa Kutalanggeng, Area Sekitar 1500 Meter habis Dilalap Sijago Merah.

Ditengah Suhu Udara yang Panas Terik dimusim kemarau 2018, Jelang Pilkades Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru Karawang yang memasuki tahapan masa Kampanye, Hutan Bambu dan Semakbelukar Terbakar, ikut meningkatkan suhu Politik yang memanas dan mewarnai Pesta Demokrasi.

Tanah milik warga Kampung Cinaga Atas Nama Mahruf dan Odim, hanya bisa Pasrah melihat peristiwa tersebut, "Abdi ge teu terang timana asalna Seuneu", (Saya ngak tau asalnya Api Darimana ?)Terang Mahruf kepada team mynews dilokasi, dengan dialek sunda yang kental, 4 pohon Rambutannya pun ikut terbakar sesalnya.

Beruntung Peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban Jiwa karena lokasi berjauhan dari perkampungan penduduk, dan tidak merembet ke kawasan yang lain.
"Mudah-mudahan ini bukan Pertanda buruk Jelang Pilkades Kutalanggeng", Celoteh Aseng Supriatna Ketua RW Kampung Cinaga.

Kenangan Aseng Teringat Peristiwa Mencekam Pada Pilkades 2012 yang menimbulkan kerusakan Kantor Desa Kutalanggeng.

Asengpun berharap Agar Pilkades Sekarang berlangsung Aman  Damai dan membawa kesejahteraan dan kemaslahatan bagi warga Kutalanggeng, pungkasnya. | (Ade.2.10)

Minggu, 14 Oktober 2018

DESA JATILAKSANA ADAKAN PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA


MyNews - Karawang | Pemerintah Desa Jatilaksana bekerja sama dengan BKKBN, melaksanakan penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja yang di ikuti oleh para pemuda dan pengurus karang taruna. Kegiatan tersebut guna memberikan pemahaman terhadap pemuda tentang dampak dari perilaku seks bebas di era sekarang.

Kepala Desa Jatilaksana, Asep Saepuloh mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sangatlah penting mengingat banyaknya pelanggaran norma kesusilaan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh anak muda.

"Tentu ini menjadi tanggung jawab kami selaku pemerintah Desa dalam menyikapi  fenomena seperti itu, jangan sampai pemuda di Desa Kami terlibat bahkan menjadi korban atas perilaku-perilaku anak muda yang kelewat batas soal seks". Katanya.

Ia pun mengatakan bahwa, pemuda hari ini adalah pemimpin dimasa yang akan datang dan mengingat sebentar lagi akan memasuki hari dimana pemuda pada saat itu merupakan  garda terdepan  dalam menciptakan perubahan,  yaitu hari sumpah pemuda.

"Jika pemuda terdahulu serius dalam membangun bangsa, masa  pemuda hari ini di hancurkan oleh era". Terangnya.

Mengingat hal itu kami tidak main-main dalam melakukan pembinaan pembinaan terhadap remaja,  sebab ini juga merupakan program kami dalam sektor pembangunan non fisik. Ungkapnya.

Inggit Pramudyana, Mkn. Sekretaris Desa Jatilaksana sekaligus narasumber menambahkan bahwa edukasi terkait refroduksi terhadap remaja sangatlah penting.  Selain daripada pembangunan karakter ini juga upaya meningkatkan pola hidup sehat terhadap remaja. Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara reguler tiap tahun dengan 3 bidang sasaran yaitu  bina kelompok balita, remaja, dan lansia.

"Sekarang itu banyak anak-anak diusia remaja  yang sudah mengenal film porno bahkan bukan hanya itu, mereka juga sudah mengenal bahkan ada yang sudah pernah melakukan penyaluran hasrat bermodalkan imajinasi dan melakukannya tanpa lawan jenis". Tuturnya.

Melihat dari perilaku tersebut maka ini yang harus menjadi perhatian bersama, seperti yang di katakan kepala desa diatas bahwa jika tidak diarahkan atau di beri pemahaman  maka akan semakin banyak pelanggaran dan  korban terkait perilaku seks bebas. Kata Sekretaris Desa Jatilaksana.

"Kita  juga melibatkan karang taruna sebagai wadah anak muda untuk bikin kegiatan-kegiatan yang bersifat edukatif", Tambahnya.

Dengan kegiatan  ini kami berharap kualitas pemuda di Desa kami semakin meningkat serta menghindarkan mereka dari penyakit yang di timbulkan oleh perilaku seks yang merugikan kesehatan dan berdampak pada kesehatan refroduksi, pungkasnya. | (Ade.1.10)

Jumat, 24 Agustus 2018

PT JUSHIN BERIKAN SAPI KURBAN UNTUK MASYARAKAT DESA TAMANSARI


MyNews - Karawang | Sebagai rasa kepedulian terhadap lingkungan perusahan. PT. Jushin  memberikan satu ekor sapi kurban kepada pengurus Masjid Nurul Iman,  Kampung Sirnamulya Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, Rabu( 23/8).

Pemotongan hewan kurban dilakukan di area masjid sehingga daging kurban bisa langsung  dibagikan kepada masyarakat sekitar Masjid Nurul Iman karena masjid tersebut merupakan masjid yang terdekat dengan lokasi perusahaan PT Jushin.

Manajemen PT Jushin berharap nantinya daging kurban bisa dibagikan kepada masyarakat di sekitar, terutama bagi yang membutuhkan. "Kami berharap bantuan dalam bentuk daging kurban ini bisa disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan",  ujar pihak Manajemen kepada MyNews.

Pemberian hewan kurban adalah program tahunan dari perusahaan kepada masyarakat di sekitar area oprasional PT Jushin .

Ketua RT 01/RW 04,  Samsudin, mengucapakan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PT Jushin Indonesia, bahkan ia berharap program serupa bisa terus diberikan secara kesinambungan

"Saya atas nama masyarakat dan pengurus DKM mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran PT Jushin atas pemberian hewan kurban ini,"  ungkapnya saat menerima bantuan hewan kurban. | (yad. 1.8)

Rabu, 15 Agustus 2018

TAMAN SINGAPERBANGSA KARAWANG SEMAKIN CANTIK PADA MALAM HARI



MyNews - Karawang | Karawang semakin bersolek mempercantik diri. Salah satu tempat yang terus dipercantik yaitu Taman Stadion Singaperbangsa.  Lokasinya yang berada di pusat kota dan wilayah ring 1 membuat taman yang berada di komplek Stadion Singaperbangsa ini layak menjadi prioritas.

Tulisan I LOVE KARAWANG yang berada di area taman tingginya lebih dari 2 meter membuat taman semakin terlihat indah sekaligus mewah karena disorot dengan lampu LED yang warnanya berubah-ubah.



Berdasarkan pengamatan MyNews Karawang, banyak muda-mudi bermain atau sekedar duduk nongkrong di sekitar taman. Nampak pula para orang tua yang membawa anaknya yang masih kecil berfoto dengan latar belakang tulisan I LOVE KARAWANG. 

Tanggapan positif dari warga Karawang ditandai dengan banyaknya mereka menikmati malam hari sambil berswafoto ria di taman itu. Seperti yang dikatakan oleh Keyla seorang remaja putri dari Sadamalun,  "bagus banget buat foto-foto, kalau bisa lebih banyak lagi yang kaya gini"  ujarnya sambil tertawa gembira.

Tanggapan juga dilontarkan oleh seorang ibu yang tidak mau disebutkan namanya. "Mudah-mudahan taman yang sudah bagus ini bisa dijaga, kalau bisa tamannya dibuat yang nyaman buat keluarga dan juga aman tentunya". Tutur sang ibu muda dengan senyum mengembang.  | (mus. 1.8)

Sabtu, 04 Agustus 2018

DESA DI KAKI GUNUNG SIRNALANGGENG TEGALWARU ALAMI BENCANA KEKERINGAN

Foto: Luthfiiana Awaluddin

MyNews - Karawang | Sedikitnya 2.000 keluarga di sekitar kaki Gunung Sirnalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat kesulitan air. Kekeringan yang melanda enam desa itu kerap terjadi.

Kecamatan Tegalwaru adalah salah satu kecamatan terparah yang menjadi langganan musibah tahunan kekeringan di Karawang. Wilayah yang mencolok adalah desa-desa di kaki Gunung Sirnalanggeng.

Mahpudin, Camat Tegalwaru, mengungkapkan enam desa yang terdampak kekeringan adalah Kutalanggeng, Ciptasari, Jatilaksana, Cintaasih, Mulangsari dan Cipurwasari.

Polisi salurkan bantuan air bersih Foto: Luthfiiana Awaluddin
"Daerah ini memang langganan kekeringan setiap tahun. Selain karena hujan tidak turun, beberapa mata air di daerah ini telah kering. Bahkan ada dua mata air sudah hilang sejak dulu," kata Mahpudin, kepada wartawan, Kamis (2/8/2018). 

Hal itu diakui juga oleh Yayat Supriatna, Sekdes Kutalanggeng. Menurutnya kini mata air tersisa yaitu Cipicung dan Cicengkik sedang kritis.

"Mata air Cipicung dan Cicengkik yang masih tersisa airnya juga terpantau akan segera mengering karena jumlah airnya terbatas, sementara pemakainya bertambah," kata Yayat. 

Odih Subarja (71), sesepuh Desa Kutalanggeng, menuturkan kekeringan di kaki Sirnalanggeng berlangsung sejak akhir tahun 1980-an. Saat itu, kata Odih, pohon - pohon besar di Sirnalanggeng ditebangi pembalak liar.

"Dulu hutan sampai gundul. Tukang kayu menebangi pohon-pohon besar di Sirnalanggeng," kata Odih. 

Tak lama kemudian, kata Odih, dua mata air di Sirnalanggeng mulai kering. Odih tak lagi menemukan mata air tanpa nama itu semenjak Sirnalanggeng ditambang di awal tahun 2000. 

Jumat, 03 Agustus 2018

REALISASI DANA BANTUAN PROVINSI PERBAIKI AKSES WISATA STONEGARDEN


MyNews -  Karawang | Dalam Rangka Mendukung Pembangunan Wisata yang berbasis Wisata Alam Sesuai dengan Misi Bupati Cellica Nurrachadiana, Pemerintah Desa Kutamaneuh Mengalokasikan Dana Bantuan Provinsi tahun 2018 dengan melakukan Peningkatan Jalan Menuju Objek Wisata StoneGarden (Taman Batu) yang Berlokasi sebelah Selatan Kampung Lengo.
Rabat Beton Jalan Lingkungan ini tepatnya di Dusun 1 RT 003/RW 002 Kampung Lengo Menghabiskan Anggaran Sebesar Rp 160.000.000 yang bersumber dari dana Bantuan Provinsi Jawa Barat, Dengan Panjang 200 Meter dengan Lebar 2,5 Meter dan Tinggi 0,15 Meter.
"Alhamdulillah, Kami di Anugrahi Potensi Alam yang berupa Hamparan Batu-batu Besar yang Indah dan menarik, Sayang Kalau tidak dimanfaatkan untuk Peningkatan kesejahteraan Warga", Papar Adang Esan Kades KutaManeuh dilokasi Proyek Beberapa Saat yang lalu.
Banyak pihak yang dengan terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi mencoba mengekploitasi batu-batu andesit di Desa Kutamaneuh (Penambang liar), yang ingin mengambil keuntungan sesaat dengan merusak alam,  beruntung masyarakat kami sadar untuk menjaga dan melestarikannya, tambah Adang.
Berdasarkan keputusan musyawarah Desa, kami bersepakat untuk membuka kawasan tersebut menjadi obyek wisata Alam untuk melestarikannya dan mengambil manfaat untuk kesejahteraan bersama, dan Kami berharap kedepan PemKab Karawang untuk merespon harapan warga, akses jalan menuju ke Stonegarden (sekitar 500 meter) lagi bisa dikerjakan oleh Dinas PUPR, Pinta Adang mengakhiri bincang kecil dilokasi dengan team mynews. | (ade. 1.8)

Selasa, 10 Juli 2018

MARIAM JANDA TUA DI KARAWANG HIDUP SEORANG DIRI, BELUM PERNAH MENDAPAT BANTUAN PEMERINTAH


MyNews - Karawang | Entah Alasan apa dan mengapa, Janda Tua ini sampai saat inipun tak pernah mendapat bantuan dan terpilih menjadi warga Penerima Program sosial, kesejahteraan dan kesehatan dari Pemerintah baik PemKab Karawang maupun Pemerintah Pusat.
Siti Mariam Janda Tua kelahiran 1942 yang ditinggal mati oleh sang Suami Nijar Yahya pada tahun 1989.
Dari hasil Perkawinan dengan Almarhum Sang Suami, di Anugrahi 4 orang Anak yang kesemuanya sudah Berumahtangga dan tinggal jauh dari kampungnya.
Siti Mariam hanya tertunduk sedih, menyaksikan Para Tetangganya mendapat 3 karung Beras dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Mariam tidak terdaptar menjadi Peserta Program.
Siti Mariam Terdaftar menjadi warga Kampung BonCeret RT 07/RW 02 Desa Cipurwasari Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, Sesuai Data KTP & KK Yang mariam Tunjukan Kepada Team Mynews di Gubuknya Minggu 8 Juli 2018.
"Ibu mah tidak pernah dapat apa-apa dari Pemerintah, baik zaman SBY sampai Zaman Jokowi" papar mariam, tampak raut muka yang Sedih.
Ketika ditanya oleh team mynews, kenapa tidak tinggal dengan Salah satu Anaknya? Mariam beralasan tidak ingin merepotkan Anak menantu, dan sudah kerasan dan enak tinggal sendirian. "Dulu ibu tinggal di hutan gunung Rungkin dari tahun 1993, beruntung Pa Kades H Ujang dibantu warga Membangunkan Gubuk ini, walau tanah ini milik Seorang Pengusaha China, awalnya Ibu menolak dipindahkan, karena alasan takut terjadi apa-apa.  Pinta Pak Kades Akhirnya ibu mau dipindahkan", Papar Mariam.
Untuk Sekedar menyambung Hidup, Mariam Ber cocoktanam dikebun sekitar gubuknya, dan berharap kepedulian dari Pemerintah. | (ade. 6.7)

Senin, 09 Juli 2018

PABRIK ONDERDIL DI KARAWANG MELEDAK, 4 KARYAWAN TERLUKA


MyNews - Karawang | Kecelakaan kerja terjadi di PT Chemco, Kawasan Industri Mitra Karawang (KIM), Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Saksi mendengar ledakan besar dari dalam pabrik onderdil kendaraan bermotor roda dua pada Sabtu malam (7/7).

"Kejadiannya sekitar pukul 20.15 WIB (kemarin) malam," ujar Kapolsek Ciampel AKP Ricky Adipratama kepada melalui telepon, Minggu (8/7/2018).

Akibat kecelakaan ini, empat pekerja mengalami luka bakar serius. Semua korban menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Rosela. Berdasarkan data yang dihimpun, keempat korban adalah M Haidhir (21), Trio Gama Arif Syah (19), Renaldy Bayu (18) dan Khotib (19). 

"Para korban mengalami luka bakar di wajah dan tangan mereka," kata Ricky. 

Ricky menuturkan kecelakaan terjadi di area Factory 1, Departemen Casting PT Chemco. "Malam itu sejumlah karyawan sedang bekerja. Tapi tiba-tiba terjadi ledakan pada mesin di casting hight prizer," ucap Ricky.

Seorang saksi menuturkan, saat kejadian, di lokasi terdengar suara ledakan yang sangat besar dari dalam pabrik. "Ledakannya cukup besar, sampai terdengar ke perusahaan sebelahnya," kata Ginanjar, seorang pegawai swasta. 

Malam itu ia dan beberapa sekuriti di perusahaannya bekerja menengok PT Chemko untuk melihat situasi. "Semalam saya masuk sif dua. Kebetulan PT saya di sebelahnya. Karena ledakan terdengar keras, banyak pegawai pabrik di sekitar lokasi berdatangan untuk melihat," ungkap Ginanjar. (2.7.dtk.mus)

TGB IMBAU AGAR TAK SEBUT LAWAN POLITIK KAFIR



MyNews | Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mengimbau agar mereka yang berpolitik tidak menyebut lawan politiknya sebagai kafir. Hal tersebut karena bangsa Indonesia adalah bersaudara. 

Hal tersebut disampaikan TGB dalam sebuah video yang diunggah ke akun Instagram-nya, Jumat (6/7/2018). Tampak TGB memberikan ceramah di depan sejumlah orang. 

"Kita ini bersaudara, apakah Bapak-bapak berani mengatakan bahwa Bapak-bapak adalah yang hak dan lawan politik adalah batil seperti kafir Quraish. Ayo, siapa yang berani? Bapak berani mengatakan itu? Kalau saya tidak berani, Pak," imbuhnya.

TGB, yang juga Ketua Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Cabang Indonesia, menyatakan semangat berpolitik adalah semangat untuk saling mengenal dan mengisi. 

"Kalau kita kontestasi politik atau apa pun, letakkan dalam fastabiqul khoirot(berlomba-lomba dalam kebaikan), letakkan itu dalam lita'arofu (untuk saling mengenal)," ujar TGB. 

"Beda-beda gagasan tetap lita'arofu. Semangatnya adalah untuk taaruf, saling mengisi. Belajar, siapa yang bisa menyelesaikan masalah Indonesia sendirian? Kan sama-sama kita semua," imbuhnya. 

TGB dalam kesempatan yang sama juga meminta agar ayat-ayat perang dalam Alquran tak dipakai untuk kepentingan politik. TGB menegaskan Indonesia sedang tidak berperang. 

"Siapa pun yang mendengar ucapan saya ini, tokoh-tokoh, guru-guru, yang saya muliakan, berhentilah berkontestasi politik dengan mengutip ayat-ayat perang Alquran. Kita tidak sedang berperang. Kita ini satu bangsa, saling mengisi dalam kebaikan," ujar TGB. 

TGB belum lama menyatakan mendukung Jokowi dua periode sebagai presiden. Dia mempertimbangkan mengenai kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat selama kepemimpinan Jokowi. 

"Dua periode secara common sense dan empirik yang saya alami, waktu yang lumayan fair bagi seorang pemimpin," ucap TGB. (rna/van)

Ad Placement