MyNews - Karawang | Anggota komisi IX DPR
RI Krisna Mukti dan BKKBN Propinsi Jawa Barat menggelar kegiatan sosialisasi
KIE kreatif tahun 2017 di Desa Darawolong Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang.
Krisna Mukti dalam sambutanya mengatakan bahwa program Keluarga Berencana (KB)
sudah dicanangkan oleh pemerintah dari tahun 1970-an dan yang di canangkan oleh
pemerintah cukup mempunyai dua anak saja. Tujuan sosialisasi ini supaya
masyarakat Desa Darawolong lebih mengerti akan pentingnya program KB.
Lebih lanjut krisna
mukti mengatakan bahwa pada tahun 1970 an jumlah penduduk indonesia sekitar 135
juta jiwa sedangkan pada tahun 2017 sekarang ini jumlah penduduk indonesia
sekitar 245 juta jiwa dan masuk lima besar jumlah penduduk dunia pada urutan ke-4.
Dalam hal ini pemerintah tidak melarang hanya menghimbau kepada masyarakat
cukup mempunyai dua anak saja. Dan untuk masa pernikahan untuk wanita usia
21tahun dan untuk laki laki memasuki usia 25 tahun supaya kedepan bisa mandiri
terutama kaitanya dengan masalah
kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.
.
Ditempat yang sama Drs.
Sugilang dari BKKBN Propinsi Jawa Barat mengatakan bahwa jumlah penduduk
propinsi jawa barat saat ini berjumlah 47 juta jiwa. Rata rata 1,9% dari pertumbuhan jumlah
penduduk secara nasional, itu artinya tidak kurang dari satu juta setiap tahun.
Satu juta pertahun pertumbuhan jumlah penduduk di Proponsi Jawa Barat maka
jumlah penduduk untuk Propinsi Jawa Barat menduduki peringkat jumlah penduduk
terbesar diantara 33 propinsi yang lainya. Untuk kuantitasnya paling tinggi
tapi kualitasnya masih kurang ini yang harus kita perbaiki dan kemauan untuk
mengendalikan laju pertumbuhan jumlah penduduk.
Lebih lanjut Drs. Sugilang
mengatakan menganjurkan kepada yang akan menikah maupun yang sudah menikah agar
di atur kelahiran anaknya, cukup mempunyai dua anak saja. Ini diakukan untuk
memperbaiki kualitas hidup. Walaupun anak sedikit tapi berkualitas. Dengan usia
melahirkan anak antara umur 21 tahun sampai dengan umur 35 tahun untuk
mengurangi jumlah angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Jangan sampai
menikahkan anak dibawah usia 21tahun nanti kualitas sumber dayanya akan
berat,dan nantinya akan merepotkan orang tua. soal KB bukan hanya soal alat
kontrasepsi tapi juga akan berdampak pada kesejahteraan secara keseluruhan. Program
keluarga kecil tapi sejahtera dan berkualitas. (Toto S.13.10)
