ANGGOTA DPR RI KRISNA MUKTI DAN BKKBN JAWA BARAT SOSIALISASI KIE KREATIF TAHUN 2017 - Mustikayasa News

Minggu, 22 Oktober 2017

ANGGOTA DPR RI KRISNA MUKTI DAN BKKBN JAWA BARAT SOSIALISASI KIE KREATIF TAHUN 2017


MyNews - Karawang | Anggota komisi IX DPR RI Krisna Mukti dan BKKBN Propinsi Jawa Barat menggelar kegiatan sosialisasi KIE kreatif tahun 2017 di Desa Darawolong Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang. Krisna Mukti dalam sambutanya mengatakan bahwa program Keluarga Berencana (KB) sudah dicanangkan oleh pemerintah dari tahun 1970-an dan yang di canangkan oleh pemerintah cukup mempunyai dua anak saja. Tujuan sosialisasi ini supaya masyarakat Desa Darawolong lebih mengerti akan pentingnya program KB.
Lebih lanjut krisna mukti mengatakan bahwa pada tahun 1970 an jumlah penduduk indonesia sekitar 135 juta jiwa sedangkan pada tahun 2017 sekarang ini jumlah penduduk indonesia sekitar 245 juta jiwa dan masuk lima besar jumlah penduduk dunia pada urutan ke-4. Dalam hal ini pemerintah tidak melarang hanya menghimbau kepada masyarakat cukup mempunyai dua anak saja. Dan untuk masa pernikahan untuk wanita usia 21tahun dan untuk laki laki memasuki usia 25 tahun supaya kedepan bisa mandiri terutama kaitanya  dengan masalah kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.
. Ditempat yang sama Drs. Sugilang dari BKKBN Propinsi Jawa Barat mengatakan bahwa jumlah penduduk propinsi jawa barat saat ini berjumlah 47 juta jiwa.  Rata rata 1,9% dari pertumbuhan jumlah penduduk secara nasional, itu artinya tidak kurang dari satu juta setiap tahun. Satu juta pertahun pertumbuhan jumlah penduduk di Proponsi Jawa Barat maka jumlah penduduk untuk Propinsi Jawa Barat menduduki peringkat jumlah penduduk terbesar diantara 33 propinsi yang lainya. Untuk kuantitasnya paling tinggi tapi kualitasnya masih kurang ini yang harus kita perbaiki dan kemauan untuk mengendalikan laju pertumbuhan jumlah penduduk.

Lebih lanjut Drs. Sugilang mengatakan menganjurkan kepada yang akan menikah maupun yang sudah menikah agar di atur kelahiran anaknya, cukup mempunyai dua anak saja. Ini diakukan untuk memperbaiki kualitas hidup. Walaupun anak sedikit tapi berkualitas. Dengan usia melahirkan anak antara umur 21 tahun sampai dengan umur 35 tahun untuk mengurangi jumlah angka kematian bayi dan ibu melahirkan. Jangan sampai menikahkan anak dibawah usia 21tahun nanti kualitas sumber dayanya akan berat,dan nantinya akan merepotkan orang tua. soal KB bukan hanya soal alat kontrasepsi tapi juga akan berdampak  pada kesejahteraan secara keseluruhan. Program keluarga kecil tapi sejahtera dan berkualitas. (Toto S.13.10)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda