Mustikayasa News: Kabupaten/kota
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten/kota. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten/kota. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 November 2018

Mobil "Transformers" Siaga Desa Realisasi Program Jabar Juara


MyNews | Kabar berita yang istimewa untuk warga Jawa barat khususnya  warga desa, Rencananya Gubernur Provinsi Jawa barat,  Ridwan Kamil sedang menyusun Program Mobil Siaga Desa yang akan dibagikan kepada seluruh Kepala Desa Se Jawa barat.

Program ini disampaikan langsung RK melalui Halaman Facebooknya dan akun Instagramnya, Rabu 31 Oktober 2018.

Mobil yang dirancang seperti mobil dalam film transformer ini, nantinya di bagikan kepada Para Kepala Desa dan dapat dimanfaatkan warga untuk keperluan Panggung Hajatan, Mobilisasi warga yang sakit atau mengangkut jenazah, mengangkut hasil Pertanian (Panen) dan Panggung Hiburan,  layar tancap dan lain-lain.

Mengenai tata kelola dan teknis penggunaan dan perawatannya akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur Provinsi Jawa Barat. | (Ade.1.11)

Sabtu, 27 Oktober 2018

JEMAAH PENGAJIAN SAUNG ILMU RUTIN BERBAGI DENGAN ANAK YATIM


MyNews - Karawang | Grup pengajian Saung Ilmu kembali menebar kasih sayang kepada para anak yatim. Tidak kurang dari 200 anak yatim diberikan santunan.

Kegiatan santunan anak yatim ini telah rutin dilakukan setiap satu bulan sekali. Kendati Yayasan Alif Robani berada di daerah Kalioyod Kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang, namun tidak hanya anak yatim yang berada dilingkungan sekitar yang mendapat santunan. Anak yatim yang berada di daerah Pacing, Lemah Abang Wadas, Pedes dan Cicinde Banyusari juga diberikan santunan.

Saung ilmu sendiri dibawah Yayasan Alif Robani yang dipimpin oleh H. Dadi Supriadi S.Ag. Selaku pimpinan sebuah Yayasan dan Grup pengajian, H. Dadi senantiasa mengajak para jemaah untuk peduli pada sesama.

Menurut pengurus Yayasan, H. Tajudin Nirwan menjelaskan bahwa jemaah bersedekah semampunya dan tidak dibebankan. "Bapak pimpinan (H. Dadi) hanya mengajak jemaah untuk peduli kepada orang yang kurang beruntung khususnya anak-anak yatim, tidak jarang pimpinan menambahkan bila dirasa kurang dananya" Paparnya disela-sela kesibukan.

Pengajian saung ilmu diadakan satu minggu sekali. Para jemaah pengajian selalu menyisihkan sebagian dari hartanya dalam setiap kesempatan mengaji yang besaran sumbangan seikhlasnya dari para jemaah. Hasil shodaqoh kemudian dihimpun untuk selanjutnya disalurkan kepada yang membutuhkan. | (Mus.1.10)






LAGI, GUBUK TIDAK LAYAK HUNI LUPUT PERHATIAN PEMERINTAH



MyNews - Karawang | Rumah tidak layak huni bahkan nyaris ambruk masih ada yang luput dari perhatian pemerintah. Seperti rumah yang  dihuni Aki Aham (80) warga Dusun Bunder RT 02/03 Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Karawang.

 Aki Aham yang sudah berusia senja layak mendapat perhatian dari Pemerintah. Biasanya Aki Aham beraktifitas sebagai pemulung barang bekas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kini tubuhnya yang sudah renta sudah tua tidak bisa lagi bekerja.

Karena kondisi tubuhnya yang sudah tidak kuat bekerja, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja hanya mengadalkan pemberian tetangga yang masih peduli. Kini tidak lagi terpikirkan untuk memperbaiki gubuknya yang reot dan berlantaikan tanah. Dinding yang terbuat dari bilik bambu sudah banyak jebol termakan usia ditambalnya menggunakan triplek bekas.

Hal buruk bisa menimpa rumahnya kapan saja, namun Aki Aham hanya bisa pasrah.
"Aki hanya bisa pasrah dan berserah diri kepada gusti Allah, apalagi sekarang Aki sudah tua. Untuk mengisi perut saja minta belas kasih orang." Ungkaspnya. | (Yad.2.10)

Minggu, 21 Oktober 2018

MEMBUMIKAN JARGON BERSAMA BERJUANG MENANG PARTAI NASDEM GELAR SINERGITAS DPC & CALEG PROVINSI


MyNews - Karawang | Dalam rangka mencapai target maksimal di Pileg 2019 khusus di Kabupaten Karawang, DPD Partai NasDem Kab Karawang mengadakan Rapat Konsolidasi Antara Para Caleg Provinsi Dapil Jabar 10 (Kab Karawang dan Kab Purwakarta) dengan 30 DPC Sekabupaten Karawang, Sabtu 20 Oktober 2018 bertempat di Sekretariat DPD Partai NasDem Kab Karawang.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk membagun sinergi antara para Caleg dan Struktur Partai tingkat Kecamatan (DPC) sekaligus membangun Silaturahmi dan keakraban, untuk membumikan jargon Partai NasDem "Bersama Berjuang Menang", demikian Papar Dian Fahrud Jaman, M.IP Ketua DPD Partai NasDem Kab Karawang.

Dalam paparannya, Dian menyampaikan, "Lebih Baik Kurang Tidur Selama 5  Bulan selama masa kampanye untuk berjuang memenangkan Partai NasDem Di karawang Dari pada 5 tahun Menyesali kekalahan", tandasnya Menyemangati Kader dan Para Caleg.

Dian menambahkan sekaligus mengajak kepada seluruh kader dan Para Caleg untuk menjaga momentum kekeluargaan ini menjadi modal berharga demi keberhasilan Partai NasDem khusus dikarawang yaitu mengantarkan 1 orang duduk di DPR RI , 1 orang duduk di DPRD Provinsi dan 7 Orang duduk di DPRD Karawang atau 1 Fraksi, tandasnya.

Keberhasilan kita bukan keberhasilan seorang yang duduk di legislatif tetapi merupakan keberhasilan bersama Para struktur Partai, Kader, Simpatisan dan Para Caleg semua, karena itu Dian mengingatkan Siapapun yang "Jadi" Agar kedepan dapat memperhatikan dan menghargai jasa mereka, tambah Dian. | (Ade.4.10)

Jumat, 19 Oktober 2018

TUGU PADI "SIMBOL KOTA PADI" YANG MEGAH BERCAHAYA


MyNews - Karawang | Setia kota memiliki icon yang menggambarkan identitas dari kota tersebut, termasuk juga Kabupaten Karawang, Walaupun Karawang kini telah menjadi sebuah kota metropolitan dan dikenal juga sebagai kota industri terbesar se-Asia Tenggara, namun identitas Karawang sebagai kota padi masih melekat.

Pemerintah Kabupaten Karawang sepertinya tidak ingin melepaskan simbol Karawang sebagai kota padi. Hal ini terbukti dengan adanya Tugu Padi yang berdiri megah di persimpangan jalan Kertabumi dan jalan Arif Rahman Hakim.

Pada awal berdiri Tugu Padi terlihat sangat biasa pada malam hari dan tidak banyak mendapat perhatian dari masyarakat Karawang. Kini Tugu Padi terlihat sangat berbeda dan terkesan megah sebagai "Simbol Kota".

Dengan tata cahaya yang mumpuni, kini sang "Simbol Kota" tidak lagi terabaikan oleh khalayak. Ini terlihat dari aktifitas yang ada di sekitar Tugu Padi tersebut. Hampir serupa waktu ada muda-mudi yang mengabadikan momen cahaya yang terpancar kearah patung tangan yang memegang seikat pohon padi tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Aldi dari Cikampek. Remaja yang tergabung dalam sebuah komunitas motor Karawang tersebut menjelaskan bahwa Foto grup WA komunitasnya juga menggunakan foto Tugu Padi ini. "Dari jauh juga udah kelihatan bercahaya, bagus lah pokonya mah. Y udah di foto dulu mumpung sekalian lewat", paparnya. | (Asy.1.10)

Kamis, 18 Oktober 2018

STOP PEMASANGAN APK DIPAKU DIPOHON


MyNews - Karawang | Memasuki musim kampanye Pilleg dan PilPres 2019 mulai bertebaran Alat Peraga Kampanye (APK) berupa Spanduk, Baligo dan Benner dilokasi yang dipandang Strategis, dengan maksud mensosialisasikan Para Calon Legislatif, baik tingkat DPRD Kab/Kota, DPRD Provinsi Maupun DPR RI.

Namun Sangat Disayangkan Pemasangan APK oleh teamses ataupun para Caleg tersebut kurang memperhatikan sisi ketertiban dan keindahan lingkungan, terlebih Pemasangan APK tertancap/dipaku di Pohon-pohon Pelindung Sepanjang Jalan.

Hal ini tentunya sangat mengganggu Pemandangan dan merusak Pohon-pohon Penghijauan, "Sareukseuk mata", (merusak pemandangan) demikian disampaikan oleh salahsatu warga Desa Kutalanggeng Kec Tegalwaru Karawang, yang juga Ketua RT, Sebut saja RT Goler ( Nama Samaran) Sambil menunjuk Spanduk salah Satu Caleg Provinsi diwilayahnya.

RT Goler Menambahkan, "Melak heunteu Ngarusak Bisa" (Tanam Tidak, Merusak bisa) dalam dialek Sunda yang kental kepada team mynews Rabu 17 Oktober 2018 dilokasi.

Hal Senada juga disampaikan oleh Supardi Nugraha, Ketua Paguyuban Masyarakat Karawang (Ormas MasKar) yang Kebetulan Berpapasan dilokasi dengan Team Mynews, Wa Pardi Sapaan Akrab Beliau sedang melakukan monitoring bersama PemRed InpoKota Tamsil Suryana di karawang Selatan.

Wa Pardi mengajak kepada Seluruh Peserta dan Teamsesnya Para Caleg Dan Panwaslu Karawang, untuk bersama-sama menjaga Lingkungan Hidup. STOP Pemasangan APK dengan Cara Dipaku dipohon, hal itu sudah mengganggu kehidupan Pohon dan Keindahan.

Juga Melanggar Peraturan KPU No. 1 Tahun 2013 Pasal 17 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu Anggota DPR, DPRD Dan DPD, Tegas Pardi. | (Ade.3.10)

Selasa, 16 Oktober 2018

MASYARAKAT DESA TAMANSARI GELAR HAJAT BUMI TALAGA CITAMAN


MyNews - Karawang | sebagai bentuk syukur masarakat desa Tamansari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang menggelar syukuran  hajat bumi air telaga Citaman atau disebut babaritan(ngaruat bumi).

Acara Tasyakuran tahunan ini dilaksanakan selasa (16/10) dengan pusat acara di lokasi air Telaga Citaman Kampung Citaman Rt. 01/02 Desa Tamansari. Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bapak Ugas Angkasawan & Dade SK selaku babinsa desa Tamansari dan para staf Desa Tamansari dari tingkat bawahan sampai atasannya.

Hajat bumi yang merupakan tradisi masarakat selain expresi rasa syukur air talaga masyarakat juga berharap sumer air Telaga Citaman membawa keberkahan untuk para petani dan para pengguna air yang bersumber dari Telaga Citaman ini.

Warga berkumpul dan membawa masakan  masing-masing ke tempat acara. Dilokasi juga sudah disediakan satu ekor kambing untuk disembelih dan dimasak bersama.

Makan bersama di tengah lapangan menjadi tontonan yang menarik, terlebih acara hajat bumi ini selalu di akhiri dengan acara pagelaran wayang golek Dalang Dasim Suganda dari Karawang.

Dalam acara tersebut Ugas Angkasawan berpesan hajat bumi ini merupakan bentuk syukur dan harus bisa direalisasikan dalam sehari-hari kegiatan untuk mempererat tali silaturahmi agar lebih guyub.  Pemeritah daerah senantiasa akan mendukung dan membantu kekurangannya.

Ujang staf desa Tamansari menambahkan bahwa air Talaga Citaman itu satu-satu sumber mata air yang tak pernah kering walau di landa musim kemarau panjang. Selain itu air talaga citaman ini sangat dianggap membawa keberkahaan. Maka dari itu masarakat desa Tamansari wajib mensyukuri keberadaan sumber air talaga citaman, tuturnya. | (Yad.1.10)

JELANG PILKADES, HUTAN BAMBU DESA KUTALANGGENG TERBAKAR



MyNews - Karawang | Senin menjelang Siang, 15 Oktober 2018 Kawasan Hutan Bambu dekat makam leluhur  (Mbah Gersiksari & Mbah SaintarKl) Kampung Cinaga Desa Kutalanggeng, Area Sekitar 1500 Meter habis Dilalap Sijago Merah.

Ditengah Suhu Udara yang Panas Terik dimusim kemarau 2018, Jelang Pilkades Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru Karawang yang memasuki tahapan masa Kampanye, Hutan Bambu dan Semakbelukar Terbakar, ikut meningkatkan suhu Politik yang memanas dan mewarnai Pesta Demokrasi.

Tanah milik warga Kampung Cinaga Atas Nama Mahruf dan Odim, hanya bisa Pasrah melihat peristiwa tersebut, "Abdi ge teu terang timana asalna Seuneu", (Saya ngak tau asalnya Api Darimana ?)Terang Mahruf kepada team mynews dilokasi, dengan dialek sunda yang kental, 4 pohon Rambutannya pun ikut terbakar sesalnya.

Beruntung Peristiwa kebakaran ini tidak menimbulkan korban Jiwa karena lokasi berjauhan dari perkampungan penduduk, dan tidak merembet ke kawasan yang lain.
"Mudah-mudahan ini bukan Pertanda buruk Jelang Pilkades Kutalanggeng", Celoteh Aseng Supriatna Ketua RW Kampung Cinaga.

Kenangan Aseng Teringat Peristiwa Mencekam Pada Pilkades 2012 yang menimbulkan kerusakan Kantor Desa Kutalanggeng.

Asengpun berharap Agar Pilkades Sekarang berlangsung Aman  Damai dan membawa kesejahteraan dan kemaslahatan bagi warga Kutalanggeng, pungkasnya. | (Ade.2.10)

Ad Placement